Menu

Perang Puputan Jagaraga und weitere Werke von Gede Wahyu Putra Pasek

Perang Puputan Jagaraga, 2021
38 x 30 x 4 cm (h x w x d)
Torehan diatas daun rontal

Perang Puputan Jagaraga terjadi pada tahun 1848 hingga 1849 perang puputan ini di pimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik. Perang ini disebabkan oleh ketidaktaatan Raja Buleleng yang membuat pasukan Belanda marah dan menyerang kerajaan Buleleng. Dengan semangat juang dan tekat yang kuat pasukan Buleleng rela mengorbankan diri sampai titik darah penghabisan upaya untuk mempertahankan kejayaan Kerajaan Buleleng. Semangat panglima perang I Gusti Ketut Jelantik di imbangi dengan semangat pasukan Buleleng dapat melawan pasukan Belanda.
Dari karya Perang Puputan Jagaraga ini bisa diartikan sebagai semangat untuk bertahan. Dengan tekat yang kuat dan kegigihan I Gusti Ketut Jelantik dapat di ambil sebuah makna dimana pada masa pandemi ini kita harus mampu bertahan dalam memerangi wabah pandemi Covid-19 ini. Terlepas dari semangat untuk bertahan hidup didalam keterpurukan, yang pastinya juga akan membutuhkan penyesuaian diri terhadap keadaan di masa pandemi ini dengan mampu bertahan dan berkembang di masa sekarang maupun dimasa yang akan datanga, sehingga masa-masa berat tersebut akan menjadi hal yang biasa.



offered by:

more from Gurat Art Project

We Can, 2021
140 x 116 x 5 cm (h x w x d)
Acrylic on canvas

Overwhelming Routine, 2021
60 x 80 x 4 cm (h x w x d)
Oil on canvas

Anomali, 2021
100 x 100 x 4 cm (h x w x d)
Kain perca
rust dyeing
benang katun
cat akrilik diatas kanvas

Bombardir #4, 2020
52 x 40 x 4 cm (h x w x d)
Torehan diatas daun rontal

0, 2021
70.6 x 39.6 x 4 cm (h x w x d)
Digital painting

Seiten

Do you create or deal with art?