Menu

Borderline und weitere Werke von HIbatul Hakim

Borderline, 2021
22 x 16.5 x 4 cm (h x w x d)
Print on photo paper

Sudah 18 bulan sejak dirumahkan pagebluk yang tidak kunjung usai. Berbagai hal yang sudah bertahun-tahun dicanangkan tidak dapat terjadi. Disisi lain, berbagai hal yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya terjadi. 2020 bukan tahun yang mudah, mempertahankan mimpi dan ambisi seolah dapat membawa kita pada ketiadaan. Belum sempat menuntaskan melankolia patah hati, mau tak mau harus kembali berjalan agar bisa bertahan. Tapi apakah aku menyerah? Sederhananya iya, aku menyerah. Perlahan berusaha melepas angan dan harapan bukan hal yang mudah. Entah kemana harus bergerak, entah apa yang harus dikejar. Tapi mati juga bukan pilihan yang keren. Aku masih belum ingin mati sebelum mengambil peran dalam sejarah. Walau pada akhirnya tak ada yang abadi, aku tak ingin mati terpecundangi keadaan. Aku ingin bertahan, aku harus bertahan, walau tidak benar-benar tahan. Contra muerta.

Butuh waktu yang panjang untuk dapat berteman dengan keputusasaan. Terhenti terduduk terisolasi pagebluk buatku bertekuk lutut dan harus menerimanya. Ingin rasanya melawan, namun apa daya hanya bisa melawak. Pada titik ini aku sudah tidak lagi berharap pada keberhasilan dan pencapaian-pencapaian hidup. Entah apalagi yang dapat diharapkan ketika semuanya tampak omong kosong. Namun aku belum ingin berhenti, aku akan tetap berjalan walau entah kemana dan untuk apa. Semakin kesini aku semakin terbiasa dengan melankolia patah hati dan keputusasaanku.



offered by:

more from Gurat Art Project

We Can, 2021
140 x 116 x 5 cm (h x w x d)
Acrylic on canvas

Overwhelming Routine, 2021
60 x 80 x 4 cm (h x w x d)
Oil on canvas

Anomali, 2021
100 x 100 x 4 cm (h x w x d)
Kain perca
rust dyeing
benang katun
cat akrilik diatas kanvas

Bombardir #4, 2020
52 x 40 x 4 cm (h x w x d)
Torehan diatas daun rontal

0, 2021
70.6 x 39.6 x 4 cm (h x w x d)
Digital painting

Seiten

Do you create or deal with art?